I. PENDAHULUAN
Pengambilan data menggunakan angket harus
melalui beberapa tahapan. Tahapan sebelum data di ambil adalah melakukan uji
apakah angket atau instrumen yang digunakan valid atau tepat digunakan untuk
melakukan pengukuran dan reliable atau dapat dipercaya. Uji validitas dan Uji
reliabilitas instrument menjadi tahapan awal sebelum pengambilan data dan
langkah penelitian dilanjutkan.
Laporan tugas ini akan menampilkan tahapan Uji Validitas instrument dan Uji Reliabilitas Instrumen sebelum instrumen digunakan untuk mengambil data dengan menggunakan program SPSS16 disertai dengan tahapan – tahapan yang dilakukan untuk melakukan Uji validitas – reliabilitas sampai menghasilkan tampilan analisis data pada program SPSS16 tersebut.
1.1
PROGRAM SPSS
SPSS
(Statistical Product and Service
Solutions) dibuat untuk mengolah data statistic. SPSS pada awalnya
merupakan singkatan dari Statistical Package for the Social Sciences dibuat oleh
Norman H. Nie, C. Hadlai Hull dan Dale H. Bent pada tahun 1968 dengan
mengoperasikan software pada computer mainframe.
Saat awal pembuatan SPSS Program ini popular karena penerbit McGraw-Hill
menerbitkan user manual SPSS. SPSS
muncul pertama kali muncul dengan versi PC dan computer desktop pada tahun 1984
dengan nama SPSS/PC dan tahun 1992 mengeluarkan versi Windows serta mengikuti
perkembangan dalam pasar dengan software house lainnya dan mengikuti kebutuhan
dari penggunanya sehingga saat ini fungsi SPSS jauh lebih luas dan singkatannya
berubah menjadi Statistical Package for
the Social Science. Saat ini SPSS sudah lebih luas ke data mining atau eksplorasi data yang telah
terkumpul untuk melakukan analisis prediksi (predictive analytic) (Ghozali, 2008;8).
SPSS yang
digunakan di Indonesia saat ini sudah berkembang cukup pesat seiring dengan
perkembangan Windows dan perangkat keras lainnya. Tugas ini disusun dengan
menggunakan SPSS16 yang lebih compatible
dengan komputer penyusun dan lebih mudah dijalankan dibandingkan menggunakan
IBM SPSS19 dan generasi setelahnya.
1.2
UJI
VALIDITAS DAN RELIABILITAS
1.2.1
Uji
Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau validnya suatu
instrument (dalam hal ini kuesioner/angket) (Ghozali, 2011;52). Instrument
dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan
sesuatu yang akan di ukur oleh kuesioner tersebut.
Ghozali (2011;52) menyebutkan ada 3 (tiga) cara dalam melakukan Uji validitas yaitu (1) melakukan korelasi antar skor butir pertanyaan dengan total skor konstruk atau variable; (2) melakukan korelasi bivariate antara masing – masing skor indicator dengan skor total konstruk; dan (3) uji dengan confirmatory factor analysis (CFA). Laporan ke – 4 ini akan melakukan Uji Validitas instrumen dengan cara pertama yaitu melakukan korelasi antar skor butir pertanyaan dengan menggunakan korelasi product moment pada SPSS16.
1.2.2
Uji
Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui
apakah instrument yang digunakan dapat dipercaya sebagai alat pengumpul data.
Ghozali (2011;47) menyebutkan bahwa reliabilitas merupakan alat untuk mengukur
suatu kuesioner yang merupakan indicator dari variable atau konstruk. Suatu
kuesioner dikatakan reliable atau handal jika jawaban seseorang terhadap
pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu.
Ghozali (2011;48) menyebutkan ada 2 (dua)
cara dalam melakukan pengukuran reliabilitas, yaitu dengan cara (1) Repeated Measure atau pengukuran ulang,
yaitu seseorang/responden akan diberikan pertanyaan yang sama pada waktu yang berbeda
sehingga dapat dilihat apakah ada konsistensi dalam memberikan jawaban; (2) One Shot atau pengukuran sekali dan
hasil pengukurannya dibandingkan dengan pertanyaan lain atau mengukur korelasi
antar jawaban pertanyaan. SPSS memberikan fasilitas untuk mengukur reliabilitas
instrument dengan uji statistic Cronbach’s Alpha (α). Suatu konstruk atau
variable dikatakan reliable jika memberikan nilai Cronbach’s Alpha > 0,70.
II.
PEMBAHASAN
2.1
INPUT DATA
Input data dilakukan dengan menggunakan
bantuan program MS Excel untuk lebih memudahkan atau mempercepat proses input
karena banyak pengguna lebih familier dan program MS Excel lebih fleksibel
dalam pengoperasian input data. Pada tugas ini, dimulai dengan memasukkan data
ke excel seperti tampilan dibawah ini ;
-
Name digunakan sebagai nama item atau nomor butir soal yang akan dianalisis
Type menunjukkan tipe data apakah dalam bentuk numeric (angka) atau string (karakter huruf), dalam tugas ini menggunakan numeric dari angket motivasi dalam skala 1-4
Width adalah banyaknya karakter dari data, apakah 2digit, 3 digit
Decimals digunakan
untuk input berapa decimal dibelakang koma. Laporan tugas ini tidak menggunakan
decimal
Label digunakan
untuk merincikan name
Values digunakan
untuk variable yang menggunakan kategori (digunakan pada tugas berikutnya)
Missing adalah data
yang dianggap hilang atau tidak diikutkan dalam proses analisis, dalam laporan
ini dipilih none artinya tidak ada
data yang akan dihilangkan
Column adalah lebar
kolom data sehingga tampilan pada data view menjadi lebih rapi
Align berfungsi
sama dengan align pada program MS Excel/MS Word, untuk meletakkan posisi data
apakah left/center/right
Measure adalah skala
pengukuran dari variable yang bersangkutan. Scale dipilih untuk data interval dan ratio.
2.2
PENGOLAHAN
DATA
Langkah – langkah dalam tahap pengolahan data
dari SPSS setelah input data melalui data view dan memperbaiki tampilan data
melalui variable view, maka langkah analisis selanjutnya adalah melakukan analisis data yaitu (1) Uji Validitas instrumen
yang digunakan, dan (2) Uji Reliabilitas instrumen
2.2.1
UJi
Validitas
Uji validitas dilakukan dengan tahapan Analyze > Correlate > Bivariate >klik variabel X dan Y ke kotak Variables > Options > means and Standart Deviation > Cross Product Deviations and Covariance > Continue > Ok. Tampilan pada SPSS16 adalah sebagai berikut ;
Output pada SPSS16 adalah sebagai berikut ;
Analisis data output akan menggunakan data output pada Lampiran 4 halaman 24
2.2.2
Uji Reliabilitas
Untuk menghitung reliabilitas tes dengan menu Analyze > Scale > Reliability Analysis > klik Item ke kotak Variables > Statistics > Item ; Scale ; Summaries ; Correlations > Continue > Model Alpha > Ok
Nilai Cronbach’s Alpha pada table Reliability
Statistics ditafsirkan dengan kriteria sebagai berikut (Yuli Prihatni; 2019)
|
<0,200 |
Sangat rendah |
|
0,200 – 0,399 |
Rendah |
|
0,400 – 0,599 |
Cukup |
|
0,600 – 0,799 |
Tinggi |
|
0,800 – 1.000 |
Sangat tinggi |
Sumber ; Yuli Prihatni (2019;36)
2.3
PENYAJIAN
DATA (TAMPILAN PADA SPSS)
Hasil data secara keseluruhan terlampir pada
lampiran 4 (hal.24). tampilan pada program SPSS adalah sebagai berikut ;
Catatan ; ouput lengkap ada di Lampiran 4 halaman 25-26
Lanjut pada Analisa Data SPSS 16







Tidak ada komentar:
Posting Komentar