PENGOLAHAN / PROSES ANALISIS DATA
Langkah-langkah dalam melakukan analisis korelasi bivariat 2 variabel menggunakan program SPSS16 adalah sebagai berikut ;
menu Analyze > Correlate > Bivariate >klik variabel X dan Y ke kotak Variables > Options > means and Standart Deviation > Cross Product Deviations and Covariance > Continue > OK
tampilan yang akan muncul pada SPSS16 adalah sebagai berikut ;
PENYAJIAN DAN ANALISA DATA
|
Tampilan output data pada SPSS
adalah sebagai berikut ;Correlations |
|||
|
|
|
MOTIVASI |
PRESTASI
BELAJAR |
|
MOTIVASI |
Pearson Correlation |
1 |
-.082 |
|
Sig. (2-tailed) |
|
.418 |
|
|
N |
100 |
100 |
|
|
PRESTASI BELAJAR |
Pearson Correlation |
-.082 |
1 |
|
Sig. (2-tailed) |
.418 |
|
|
|
N |
100 |
100 |
|
Koefisien korelasi antara Motivasi dengan Prestasi Belajarnadalah
sebesar -0,082 dengan sig. (2-tailed) 0,418.
Nilai korelasi atau disimbolkan dengan Rxy dengan N = 100 dibandingkan dengan tabel
adalah R1%= 0,256 dan R5% = 0,195
maka nilai 0,082 lebih
kecil dibandingkan Rxy (Rhit < Rtab) adalah tidak signifikan dan memiliki pengaruh
negatif.
|
Correlations |
|
|||
|
|
|
PRESTASI
BELAJAR |
DISIPLIN
BELAJAR |
||
|
PRESTASI BELAJAR |
Pearson Correlation |
1 |
.199* |
||
|
Sig. (2-tailed) |
|
.047 |
|||
|
N |
100 |
100 |
|||
|
DISIPLIN BELAJAR |
Pearson Correlation |
.199* |
1 |
||
|
Sig. (2-tailed) |
.047 |
|
|||
|
N |
100 |
100 |
|||
|
*. Correlation is significant at the 0.05
level (2-tailed). |
|
||||
|
|
|
||||
Jumlah
sampel pada analisis ini adalah 100 siswa, dengan nilai rata-rata motivasi
sebesar 74,33. Disiplin belajar 99,12 dan skor prestasi belajar sebesar 32,90.
Dengan standar deviasi motivasi sebesar 6,029, standar deviasi disiplin belajar
7,652 dan standar deviasi prestasi belajar sebesar 4,724.
Table korelasi menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi menunjukkan resume hubungan negatif antara Motivasi dan Prestasi terlihat pada skor pearson correlation -0,082. Hubungan positif antara Disiplin Belajar dan Prestasi belajar dengan korelasi sebesar 0,199* pada taraf signifikansi (2-tailed) sebesar 0,047 < 0,05 sehingga dapat dipercaya. Sedangkan motivasi dan disipilin belajar tidak saling mempengaruhi dilihat dari nilai koefisien korelasi 0,000 atau tidak dapat dilakukan analisis hubungan.
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil analisis data ini adalah
sebagai berikut ;
1) Tidak ada hubungan atau pengaruh antara
Motivasi dengan Prestasi Belajar siswa.
2) Ada hubungan atau pengaruh positif antara
disiplin belajar dengan prestasi belajar. Hubungan ini bersifat signifikan dan
dapat dipercaya.
3) Variable Motivasi dan variable Disiplin tidak saling mempengaruhi
DAFTAR PUSTAKA
Ali Muhson,. (2012). Materi Pelatihan Analisis Statistik dengan SPSS. Yogyakarta : Fakultas Ekonomi UNY
Imam Ghozali., (2008). Desain Penelitian Eksperimental; Teori, Konsep dan Analisis Data dengan SPSS 16.0. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Imam Ghozali., (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS19. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Sugiono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Supriyoko. (2019). Bahan Kuliah Statistik Terapan. Yogyakarta : PEP UST
Yuli Prihatni., Sehat K., Rahayu RN., (2019). Analisis Data dengan Komputer. Parama Publishing, Yogyakarta.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar