Sabtu, 22 Desember 2018

ANALISIS SOAL PILIHAN GANDA DENGAN PROGRAM ANATES (1)

 PENDAHULUAN

Software anates digunakan untuk analisis butir soal. Sofware ini dikembangkan oleh Drs. Karnoto, M.Pd. dan Yudi Wibisono, ST dengan nomor register Hak Cipta di dirjen HAKI : C00200400291-338.

Manfaat program anates digunakan untuk (1) menganalisis data butir soal secara otomatis; (2) memeriksa jawaban benar dan salah secara cepat dan praktis; (3) membantu melakukan penyekoran dan pemberian bobot; (4) mengetahui analisis butir soal yang meliputi (a) reliabilitias, (b) kelompok unggul dan kelompok asor, (c) daya pembeda, (d) tingkat kesukaran, (e) korelasi skor butir dengan skor total, dan (f) kualitas pengecoh.

Keunggulan sofware ini dibandingkan dengan program itemen adalah (1) dapat digunakan selain untuk soal pilihan ganda dan soal uraian, (2) menganalisis butir soal pilihan ganda dan uraian dengan mudah dan cepat, (3) perintah program mudah dipahami dan sederhana, (4) program menggunakan bahasa Indonesia menjadi lebih mudah bagi penggunanya. Dam (5) hasil anates bisa langsung dicetak.

Kelemahan program Anates adalah (1) pengisian data hanya dapat dilakukan secara manual, membuat proses input data ratusan akan tidak efisien dibandingkan jika input menggunakan program MS Excel, (2) kesalahan memasukkan data akan menurunkan nilainya pada hasil akhir. Kendala ini yang umumnya terjadi jika menggunakan program Anates sehingga membutuhkan ketelitian dan ketekunan dalam mengisikan data pada program anates ini.


TAHAP PENGOPERASIAN PROGRAM ANATES PILIHAN GANDA

Input Data Program Anates Pilihan Ganda

1.         Membuka program Anates Pilihan Ganda seperti pada tampilan berikut ;












2.         Input jumlah subjek dan jumlah butir soal 

Untuk input data bisa klik pada Buat File Baru sehingga muncul tampilan di tahapan ke – 2 sebagai berikut ;

 


2.    















           Input Jumlah Subyek adalah jumlah siswa yaitu 30 siswa (saat Screenshoot ini dibuat seharusnya 32). Input Jumlah Butir Soal  sesuai dengan jumlah soal, dalam laporan ini input butir soal adalah 20, dan Input Jumlah Pilihan Jawaban (1-5) adalah jumlah pilihan jawaban pilihan ganda, dalam laporan ini digunakan 5 pilihan jawaban A s,d E. Klik OK. Akan muncul tampilan pada tahapan ke – 3.

3.         Tahapan ke – 3 adalah melakukan input nama, kunci jawaban dan jawaban siswa. Input kunci jawaban pada kolom kunci jawaban dan nama peserta tes pada kolom nama subyek selanjutnya melakukan input butir jawaban peserta tes di kolom dan baris sesuai dengan nama dan nomor butir tes, tampilan akhir setelah selesai melakukan input jawaban pilihan ganda adalah pada Gambar.3. selanjutnya klik data di simpan


Output Data Program Anates Pilihan Ganda

Setelah melakukan input, dapat dilakukan beberapa output berupa skor, skor berbobot dan analisis butir soal

1.      Jika ingin melihat penyekoran data peserta tes/subyek maka pilih Kembali ke menu utama








Selanjutnya klik Penyekoran data, maka akan muncul tampilan sebagai berikut ;



Skor 1 menunjukkan jawaban benar, warna abu abu menunjukkan skor subyek atau jumlah jawaban benar yang di peroleh masing – masing subyek/siswa/responden.


2.      Pembobotan jawaban dapat dilakukan dengan Kembali ke Menu Utama, lalu Klik Skor Dibobot akan muncul tampilan sebagai berikut ;





Selanjutnya Klik Ganti Bobot jika ingin memperoleh bobot yang diinginkan. Misal jika ingin memberikan bobot 4, agar skor siswa dalam rentang 4 - 120, maka pengisian adalah sebagai berikut ;














3.      Untuk melakukan analisis data, maka klik kembali ke menu utama akan muncul tampilan sebagai berikut dan klik ­Olah Data semua Otomatis


Hasil output yang muncul adalah sebagai berikut ; (1) Skor Data di Bobot; (2) reliabilitas tes; (3) Kelompok unggul dan Asor; (4) daya pembeda; (5) Tingkat Kesukaran; (6) Korelasi Skor Butir dengan Skor Total; (7) Kualitas Pengecoh; dan (8) Rekap Analisis Butir sebagai berikut ;




(1)  Skor Data Di Bobot

Skor data di bobot dapat digunakan untuk membuat kelulusan dari siswa dan dapat membuat ranking siswa










(2)  Reliabilitas Tes;

Reliabilitas tes menunjukkan nilai rata – rata, simpangan baku, korelasi, dan nilai reliabilitas soal. Yuli Prihatni (2019;20) menyebutkan bahwa Tes dinilai handal apabila koefisien sekurang – kurangnya 0,80. Klasifikasi Interpretasi Koefisien Reliabilitas menurut Suherman (2003;112) adalah sebagai berikut ;

Nilai rxy

Interpretasi

< 0,20

Sangat rendah

0,20 < rxy < 0,40

Rendah

0,40 < rxy < 0,70

Sedang

0,70 < rxy < 0,90

Tinggi

0,90 < rxy < 1,00

Sangat tinggi

 

Berikut adalah tampilan dari reliabilitas suatu tes menggunakan Anates Pilihan Ganda











(3)  Kelompok Unggul Dan Asor

Kelompok unggul menunjukkan 27% nilai teratas dari siswa







kelompok asor menunjukkan 27% nilai terbawah dari siswa.







(4)  Daya Pembeda

Daya pembeda suatu butir soal merupakan perbedaan proporsi menjawab butir dengan benar antara kelompok atas dan kelompok bawah. Suherman (2003;159) menyatakan bahwa Daya Beda / Daya Pembeda (d/DP) sebuah soal merupakan ukuran seberapa jauh kemampuan butir soal dapat membedakan antara siswa/responden yang mengetahui jawaban benar dan siswa/responden yang tidak bisa menjawab dengan benar. 

Arti skor daya pembeda adalah sebagai berikut ;

-          0 ; proporsi menjawab benar kelompok atas sama besar dengan kelompok bawah

-          +1 (mendekati 1) ; semakin besar indeks daya beda mampu membedakan kelompok atas dan kelompok bawah

-          >0,5 ; indeks daya beda yang baik adalah yang lebih dari >0,5 atau semakin mendekati satu dan bertanda positif

Daya beda dapat bernilai negatif, namun yang digunakan adalah skor daya beda bernilai positif.

Yuli Prihatni (2019;22) menyatakan bahwa skor item > 0,3 (30%) dianggap sebagai item yang mempunyai daya beda yang baik. Sedangkan Suherman (2003;161) menggunakan klasifikasi daya beda sebagai berikut ;

Nilai dp

Interpretasi

0,00

Sangat jelek

0,00 < dp  < 0,20

Jelek

0,20 < dp < 0,40

Cukup

0,40 < dp < 0,70

Baik

0,70 < dp < 1,00

Sangat baik

 

(5)  Tingkat Kesukaran

Tingkat kesukaran merupakan rasio antara peserta yang menjawab benar dengan banyaknya item butir soal.

Yuli Prihatni (2019;23) menentukan klasifikasi tingkat kesukaran sebagai berikut ;

0,00 – 0,30

= Sukar

0,31 – 0,70

= Sedang

0,71 – 1,00

= Mudah

 




Suherman (2009;134) menyusun klasifikasi tingkat kesukaran sebagai berikut ;

Nilai IK

Interpretasi

IK = 0,00

Sangat Sukar

0,00 < IK  < 0,30

Sukar

0,20 < IK < 0,40

Sedang

0,40 < IK < 0,70

Mudah

0,70 < IK < 1,00

Sangat Mudah

 

(6)  Korelasi Skor Butir Dengan Skor Total

Korelasi skor butir dinyatakan dalam signifikansi. Klasifikasi signifikansi adalah sebagai berikut ;

Berdasarkan batas signifikansi yang tertera, batas signifikansi koefisien korelasi menyesuaikan dengan jumlah subyek. Tes ini menggunakan 30 orang subyek (N = 30), sehingga batas signifikansi untuk tes ini adalah
0,349< df < 0,449









Berikut  adalah tabel batas signifikansi pada program Anates Pilihan Ganda ;

==============================================

Batas signifikansi koefisien korelasi sebagaai berikut:

 

df (N-2)  P=0,05  P=0,01     df(N-2)  P=0,05   P=0,01

   10     0,576   0,708       60     0,250   0,325

   15     0,482   0,606       70     0,233   0,302

   20     0,423   0,549       80     0,217   0,283

   25     0,381   0,496       90     0,205   0,267

   30     0,349   0,449      100     0,195   0,254

   40     0,304   0,393      125     0,174   0,228

   50     0,273   0,354     >150     0,159   0,208

 

Bila koefisien = 0,000  berarti tidak dapat dihitung.

==============================================

 

(7)  Kualitas Pengecoh

Kualitas pengecoh adalah pilihan jawaban yang tidak bukan merupakan kunci jawaban apakah sudah berperan sebagai pengecoh yang baik




















(8)  Rekap Analisis Butir

Rekap analisis butir adalah sebagai berikut ;

Rata2= 16,73

Simpang Baku= 4,17

KorelasiXY= 0,93

ReliabilitasTes= 0,96

ButirSoal= 20

JumlahSubyek= 30

Namaberkas: E:\YUNI NOFITASARI\UST 2017\SEMESTER 2 1718\TEKNIK ANALISIS DATA\ANATES PI LIHAN GANDAV.4\YUNI1.ANA

 

BtrBaru   Btr Asli   D.Pembeda(%)  T. Kesukaran     Korelasi  Sign. Korelasi

1         1         50,00 Sedang          0,389  -                      2         2         37,50  SangatMudah     0,548  Signifikan

    3         3         50,00 SangatMudah     0,573  SangatSignifikan

    4         4         50,00 SangatMudah     0,573  SangatSignifikan

    5         5         37,50 SangatMudah     0,819  SangatSignifikan

    6         6         37,50 Sedang          0,356  -                   

    7         7         37,50 SangatMudah     0,792  SangatSignifikan

    8         8         50,00 Mudah           0,568  SangatSignifikan

    9         9         62,50 Mudah           0,637  SangatSignifikan

   10        10         50,00 SangatMudah     0,788  SangatSignifikan

   11        11         25,00 Mudah           0,253  -                   

   12        12         50,00 SangatMudah     0,740  SangatSignifikan

   13        13         62,50 Mudah           0,778  SangatSignifikan

   14        14         25,00 Mudah           0,537  Signifikan

   15        15         62,50 Mudah           0,757  SangatSignifikan

   16        16         12,50 SangatMudah     0,214  -                   

   17        17         25,00 SangatMudah     0,863  SangatSignifikan

   18        18         12,50 SangatMudah     0,622  SangatSignifikan

   19        19         37,50 SangatMudah     0,737  SangatSignifikan

   20        20         37,50 SangatMudah     0,493  Signifikan

 

Tahapan selanjutnya adalah melakukan analisis terhadap output data yang diperoleh

Lanjut ke Analisis Soal Pilihan Ganda Program Anates (2)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar